Hair Removal Cream untuk Mengangkat Bulu, Bagaimana Cara Kerjanya?

Selain menggunakan alat cukur, cara lain untuk menghilangkan bulu pada tubuh adalah penggunaan hair removal cream. Krim ini adalah krim yang dirancang khusus untuk merontokkan rambut dari bagian dalam sel kulit.

Menggunakan krim perontok memiliki kelebihan dan kekurangan apabila dibandingkan dengan menggunakan alat cukur. Krim sejenis ini mungkin lebih cocok bagi Anda yang ingin bisa mengangkat bulu halus di tubuh dengan lebih praktis dan cepat.

Cara kerja hair removal cream

Krim perontok rambut merupakan krim kental yang dipakai dengan cara dioleskan ke permukaan kulit tubuh. Setelah dioleskan dan didiamkan selama beberapa menit, krim akan membuat setiap helai rambut melemah.

Setelah itu, Anda bisa langsung menghapus krim. Bersamaan dengan dihapusnya krim, rambut-rambut di tubuh Anda pun akan rontok dan ikut terkikis.

Krim sejenis ini umumnya menggunakan bahan aktif utama berupa kandungan asam tioglikolat. Asam ini ditambahkan dalam bentuk berbagai kandungan garam, seperti kalium.

Kemudian, kandungan asam tioglikolat akan bekerja sama dengan kombinasi bahan lainnya untuk memecah keratin, yaitu protein alami yang ada pada rambut. Inilah yang membuat rambut menjadi lemah dan rontok.

Krim ini bisa bekerja di bagian tubuh mana saja. Akan tetapi, untuk area yang sensitif, sebaiknya Anda menggunakan krim khusus, misalnya untuk kulit wajah atau kulit di sekitar kemaluan.

Cara aman menggunakan hair removal cream

Pastikan Anda tahu cara yang tepat untuk memakain produk krim perontok rambut. Dengan begitu, Anda bisa menghindari risiko kerusakan kulit akibat pemakaian yang salah. Berikut ini beberapa cara untuk memakai krim perontok dengan benar:

  • Perhitungkan durasi pemakaian

Biasanya, pada label kemasan produk, Anda akan mendapat instruksi mengenai durasi pemakaian krim. Umumnya, krim sejenis ini hanya boleh dibiarkan di kulit selama sekitar 3-10 menit. 

Apabila pemakaiannya terlalu lama, maka berpotensi merusak jaringan kulit Anda dan kandungan di dalamnya akan menyebabkan luka bakar pada kulit.

  • Perhatikan reaksi alergi

Beberapa orang bisa saja memiliki alergi terhadap kandungan tertentu yang ada di dalam produk hair removal cream. Sebelum memakai krim untuk jangka waktu lama, sebaiknya pastikan pemakaiannya tidak menimbulkan reaksi negatif di kulit Anda. 

Anda tidak perlu memakainya langsung di seluruh kulit tubuh. Cobalah oleskan di sebagian kecil kulit di area tubuh yang tidak terlalu kasat mata, seperti bagian bawah lengan. Dari sana, perhatikan seperti apa reaksi kulit setelah pemakaian pertama.

  • Bilas kulit dengan air

Anda tidak bisa hanya membersihkan krim dari permukaan kulit dengan tisu atau kain. Akan lebih baik lagi kalau Anda membilas kulit Anda setelah seluruh sisa krim benar-benar terangkat sepenuhnya.

Gunakan air dingin untuk membilas kulit Anda. Saat dibilas pertama kali, kulit mungkin akan terasa sedikit sensitif. Ini adalah reaksi yang wajar dan akan menghilang setelah beberapa jam. 

Setelah menggunakan krim perontok rambut, penting untuk diperhatikan agar Anda selalu menggunakan pelembab pada kulit. Ini akan membantu mengatasi bagian-bagian kulit yang kering atau mungkin sensitif setelah pemakaian krim.

Selain itu, Anda juga tidak boleh mengabaikan pentingnya pemakaian tabir surya. Karena, setelah memakai krim perontok rambut, kulit Anda menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Apabila pemakaian hair removal cream menimbulkan masalah kulit yang lebih serius, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *